Akilah, Unique Inndi and Luerdi, Luerdi (2026) Analisis dampak revitalisasi UNESCO terhadap komunitas lokal: studi kasus Taman Sari Yogyakarta dan Armenian Street George Town. Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 14 (1). pp. 77-85. ISSN 2622-190X

[img] Text
1673-Article Text-5978-1-10-20260429.pdf

Download (280kB)
Official URL: https://jurnal.balitbangda.lampungprov.go.id/index...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial-budaya dari penetapan status UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia terhadap kawasan Taman Sari Yogyakarta dan Armenian Street di George Town, Malaysia. Fokus kajian adalah pada transformasi makna warisan pasca-penetapan, khususnya terkait potensi terjadinya fenomena empty heritage yaitu kondisi di mana warisan fisik terpelihara namun makna kultural dan sosialnya tergerus. Metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan mengandalkan data sekunder dari dokumen kebijakan, laporan resmi, dan literatur akademis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lokasi mengalami tekanan komodifikasi dan gentrifikasi yang signifikan, ditandai dengan pergeseran fungsi dari living heritage menjadi consumption space, serta marginalisasi peran masyarakat lokal dalam pemberian makna warisan. Melalui kerangka teori strukturasi Giddens, penelitian ini mengungkap bahwa transformasi tersebut merupakan hasil dialektika antara struktur kebijakan yang didominasi logika ekonomi dan agensi masyarakat lokal. Simpulan penelitian menekankan perlunya reorientasi kebijakan pengelolaan warisan dunia yang lebih inklusif dan sensitif terhadap konteks lokal untuk menjaga keberlanjutan sosial-budaya jangka panjang.

Item Type: Article
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) > Prodi Hubungan Internasional
Depositing User: Mr Luerdi Luerdi
Date Deposited: 12 May 2026 10:26
Last Modified: 12 May 2026 10:26
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/54849

Actions (login required)

View Item View Item