., Suharso and Tugiyono, Tugiyono (2016) Pemanfaatan Kemenyan (Styrax Benzoin Dryand) Sebagai Green Inhibitor Pertumbuhan Kalsium Karbonat (CaCO3): LAPORAN AKHIR TAHUN HIBAH KOMPETENSI. Universitas Lampung. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Laporan hikom 2016 for repository.pdf

Download (608kB) | Preview

Abstract

Permasalahan serius yang sering dijumpai pada sebagian besar peralatan industri yang melibatkan air garam adalah terjadinya penumpukan kerak kalsium karbonat (CaCO3) pada dinding-dinding peralatan industri. Terakumulasinya endapan tersebut umum terjadi pada industri yang melibatkan air, seperti proses desalinasi dan ketel, industri minyak dan gas, serta industri kimia. Akibatnya umur sumur pipa milik PERTAMINA pada industri panas bumi pembangkit tenaga listrik (PLTP) hanya berumur 10 tahun, kemudian harus dibuat baru dengan biaya 6-7 juta dolar per sumur. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya inefisiensi pada industri dari sisi waktu, energi, dan biaya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengatasi masalah penumpukan kerak tersebut. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah penambahan zat inhibitor ke dalam aliran fluida yang merupakan suatu metode yang paling murah dan efektif. Namun demikian, penambahan zat-zat inhibitor sintesis yang mengandung polimer polifosfat dan polifosfonat yang banyak dipakai kalangan industri saat ini bersifat beracun, mahal, dan tidak ramah terhadap lingkungan. Untuk itu pilihan jenis inhibitor yang tidak beracun, murah, dan ramah lingkungan yang dikenal dengan green inhibitor menjadi perhatian para peneliti dalam 10 tahun belakangan ini. Salah satu green inhibitor yang diteliti dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan ekstrak kemenyan putih (Styrax benzoin Dryand) sebagai inhibitor pembentukan kerak CaCO3. Seperti diketahui kandungan senyawa kimia utama yang terdapat dalam kemenyan yang terdiri dari asam benzoat, vanilin, asam vanilik, p-hidroksi benzaldehid, dan asam sinamat, diyakini berperan besar dalam menghambat laju pembentukan kerak kalsium karbonat seperti halnya ekstrak gambir yang telah diujicobakan. Untuk itu, penelitian ini dibagi ke dalam tiga tahapan (tiga tahun). Tahap pertama difokuskan pada ekstraksi dan karakterisasi senyawa yang terdapat dalam kemenyan putih dalam menghambat pembentukan kerak CaCO3 dengan menggunakan metode unseeded. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kemenyan mampu menghambat pembentukan kerak CaCO3 dengan persen inhibisi sebesar 12-77%. Penelitian pada tahun kedua (2016), uji coba inhibitor kemenyan diarahkan sebagai inhibitor dalam pengendapan kerak CaCO3 dengan menggunakan metode penambahan bibit kristal (seeded experiment) dan dibandingkan dengan senyawa TDEACMKR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua inhibitor mampu menghambat pembentukan kerak CaCO3 dengan persen inhibisi sebesar 12-94%. Pengamatan terhadap laju pembentukan endapan CaCO3 dilakukan melalui serangkaian percobaan dengan menggunakan metode bottle-roller bath. Endapan yang terbentuk ditimbang dan dianalisis morfologinya dengan SEM. Perubahan distribusi ukuran partikel dari kelimpahan endapan diamati dengan Malvern Instrument Matersizer MS20. Dari morfologi kristal dan distribusi ukuran partikel akan tergambar keefektifan aditif dalam menghambat laju pertumbuhan dan laju pembentukan kristal CaCO3. Dalam penelitian tahun ke dua (2016) ini telah dihasilkan; (1) Makalah telah diseminarkan pada Seminar Nasional Kimia 2016 di Universitas Gadjah Mada-Yogyakarta, 21 Mei 2016, (2) Invited Speaker pada Collaborative Conference on Crystal Growth (3CG 2016), 4-8 September 2016 di San Sebastian Spanyol (3) Paten sudah didaftarkan dengan judul “KOMPOSISI EKSTRAK KEMENYAN PUTIH (Styrax Benzoin Dryand) SEBAGAI INHIBITOR KERAK” dengan Nomor Pendaftaran P00201507979, (4) buku diterbitkan pada tahun 2015 dengan judul “Penanggulangan Kerak” melalui penerbit Graha Ilmu Yogyakarta, dan (5) Publikasi Internasional dengan judul “Inhibition of Calcium Carbonate (CaCO3) Scale Formation by Calix[4]resorcinarene Compounds’ dengan status accepted. Penelitian tahun ketiga (2017) direncanakan tentang uji coba campuran ekstrak kemenyan putih dan gambir dalam menghambat pembentukan kerak dengan metode seeded experiment dilanjutkan dengan uji coba ekstrak campuran dalam menghambat pembentukan kerak CaCO3. Penelitian tahun ke 3 ini akan memperkuat temuan hasil penelitian tahun 1 dan 2.

Item Type: Other
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) > Prodi Magister Ilmu Kimia
Depositing User: SUHARSO
Date Deposited: 12 Jun 2017 02:01
Last Modified: 12 Jun 2017 02:01
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/3492

Actions (login required)

View Item View Item