Khotimah, Siti Nurul and Mardhotillah, Ansia and Nurarifaini, - and sumiharni, sumiharni (2021) Karakterisasi Limbah Cair Greywater pada level Rumah Tangga Berdasarkan Sumber Emisi. SAINTIS, 21 (02). pp. 71-78. ISSN 2580-7110

[img] Text
7876-Article Text-27629-1-10-20211102.pdf

Download (1MB)
[img] Text
7876

Download (35kB)
Official URL: https://journal.uir.ac.id/index.php/saintis/index

Abstract

Limbah cair greywater merupakan limbah cair hasil aktivitas dapur, pencucian pakaian dan kamar mandi. Produksi limbah greywater rumah tangga sekitar 70–75% dari total produksi limbah cair rumah tangga dengan kandungan polutan yang rendah. Terkait dengan tingginya volume produksi limbah cair greywater, limbah greywater berkontribusi sekitar 70-80% dalam pencemaran badan air. Namun demikian, volume produksi limbah greywater yang tinggi ini justru dapat dijadikan sumber alternatif baru air bersih jika dilakukan pengolahan limbah dengan baik dan tepat. Di dalam pengolahan limbah greywater ini dibutuhkan data karakteristik agar pengolahanya menjadi tepat. Permasalahannya ketersediaan data karakteristik greywater sangat minim, karena itulah dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi limbah cair greywater berdasarkan sumber emisinya dengan parameter yang dilihat adalah BOD, COD, TSS, DO, temperature, pH dan turbidity dari masing-masing sumber limbah cair greywater dan juga kondisi limbah yang sudah tercampur dari ketiga sumber limbah. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 12 sampel dari suatu rumah tangga. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa limbah dapur merupakan limbah dengan kandungan yang terberat dibandingkan limbah lainnya dari greywater. Kandungan BOD dan COD Dapur menduduki nilai tertinggi dengan nilai 250-1000 mg/L untuk BOD dan 840-3430 mg/L untuk COD. Kandungan BOD dan COD limbah greywater terendah berasal dari limbah kamar mandi dengan kandungan BOD 6-100 mg/L sedangkan kandungan COD 19,4-143 mg/L. Keseluruhan rasio BOD/COD menunjukkan nilai berkisar 0,2-0,5 yang artinya limbah adalah biodegradable. Kadar pH dari keduabelas sampel berkisar dari 4,2-6,5. Kandungan TSS tertinggi berasal dari dapur dengan nilai 202 – 620 mg/L.

Item Type: Article
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: SITI NURUL
Date Deposited: 14 Nov 2021 05:01
Last Modified: 14 Nov 2021 05:01
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/35217

Actions (login required)

View Item View Item