Syah, Aminudin and Erfani, Sandri and Dani, Ilham (2020) Mitigasi Bencana Longsor dengan Kombinasi Metode Kontrol dan Perkuatan di Kabupaten Tanggamus. In: Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA 2020), 14 Oktober 2020, Bandar Lampung. (Submitted)

WarningThere is a more recent version of this item available.
[img]
Preview
Text
Aminudin Syah_Sinta 2020.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://sinta.eng.unila.ac.id/

Abstract

Bencana longsor seringkali menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang besar di Kabupaten Tanggamus. Kejadian ini terus berulang setiap tahun terutama pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan data/informasi potensi serta rekomendasi terhadap tindakan mitigasi bencana gerakan tanah di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu persiapan awal dan studi pustaka, survei lapangan dan pengumpulan data primer, analisis data hasil investigasi serta perencanaan penanganan potensi gerakan massa. Hasil survei geologi menunjukkan bahwa pada 3 stasiun pengamatan longsor yang diamati memiliki litologi penyusun berupa andesit dan material longsoran berupa breksi vulkanik dengan tingkat pelapukan yang tinggi sehingga membentuk lapisan tanah yang tebal. Lapisan tanah yang terdiri dari lempung monmorilonit yang yang berada di atas batuan keras sangat rentan menimbulkan gerakan tanah bila dipicu oleh air. Hasil analisis stabilitas lereng pada contoh penanganan longsor di Semaka (a) menunjukkan bahwa dengan penanganan kombinasi metode kontrol dan perkuatan meningkatkan nilai faktor aman dari 1,092 (statis) dan 0,846 (dinamis) menjadi 1,298 (statis) dan 1,031 (dinamis). Hasil analisis stabilitas lereng di Semaka (b) menunjukkan bahwa kenaikan muka air tanah menyebakan nilai faktor aman lereng eksisting kondisi statis turun dari 1,240 menjadi 1,073. Penanganan lereng dengan kombinasi metode kontrol dan perkuatan menyebabkan nilai faktor aman menjadi naik dari 1,073 menjadi 1,312 yang berarti lereng memiliki risiko kecil terhadap gerakkan massa tanah. Dengan demikian, perencanaan basic design untuk contoh penerapan tipikal penanganan di 3 titik lokasi longsor yang dianggap cukup mewakili telah memenuhi kriteria lereng risiko rendah terhadap gerakan massa tanah.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Aminudin Syah
Date Deposited: 16 Nov 2020 07:05
Last Modified: 16 Nov 2020 07:05
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/25481

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item