Sulistio, Yogi and Febryano, Indra Gumay and Hasanudin, Udin and Jiho, Yoo and Sangdo, Kim and Sihyun, Lee and Hidayat, Wahyu (2020) Pengaruh Torefaksi dengan Reaktor Counter-Flow Multi Baffle (COMB) dan Electric Furnace terhadap Pelet Kayu Jabon (Anthocephalus cadamba). Jurnal Sylva Lestari, 8 (1). pp. 65-76. ISSN ISSN 2339-0913

[img] Archive
2720 - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (27kB)
[img] Text
3637-9139-2-PB.pdf

Download (975kB)
Official URL: https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JHT/index

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dari pelet kayu jabon (Anthocephalus cadamba) melalui torefaksi menggunakan reaktor Counter-Flow Multi Baffle (COMB) dan electric furnace (EF). Reaktor Counter-Flow Multi Baffle (COMB) merupakan alat yang dapat melakukan torefaksi dengan waktu tinggal (residence time) yang singkat, sekitar 3 - 5 menit. Torefaksi dengan reaktor COMB dilakukan pada suhu 260°C dan 280°C dengan waktu tinggal 3 menit. Torefaksi dengan EF menggunakan suhu 260°C dan 280°C dengan durasi 20 menit. Pengujian pelet meliputi perubahan warna, sifat fisis, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna pelet kayu jabon berubah total setelah torefaksi dengan reaktor COMB dengan nilai perubahan warna (ΔE*) tertinggi sebesar 21,9 pada pelet ukuran panjang dan 21,7 pada pelet ukuran pendek, sedangkan torefaksi dengan EF menghasilkan nilai ΔE* tertinggi sebesar 28,6 pada pelet panjang dan 23,2 pada pelet pendek. Kadar air awal pelet panjang dan pendek kayu jabon sebesar 12,41% dan 12,33%, dan setelah torefaksi dengan reaktor COMB menurun menjadi 2,85% dan 2,61%, sedangkan setelah torefaksi dengan EF menurun menjadi 2,77% dan 2,58%. Kerapatan awal pelet panjang dan pendek sebesar 1,05 g/cm3 dan 0,97 g/cm3 dan setelah torefaksi dengan reaktor COMB menurun menjadi 0,91 g/cm3 dan 0,76 g/cm3, sedangkan setelah torefaksi dengan EF menjadi 0,87 g/cm3 dan 0,75 g/cm3. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai kalor awal pelet panjang dan pendek sebesar 17,69 MJ/kg meningkat menjadi 31,79 MJ/kg dan 32,02 MJ/kg setelah torefaksi dengan reaktor COMB dan 19,74 MJ/kg dan 19,99 MJ/kg setelah torefaksi dengan EF. Torefaksi dengan reaktor COMB dengan waktu tinggal yang lebih singkat mampu meningkatkan nilai bioenergi pelet kayu jabon yang lebih besar dibandingkan torefaksi dengan EF. Kata kunci: Counter-Flow Multi Baffle, Jabon (Anthocephalus cadamba), torefaksi

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Kehutanan
Depositing User: Indra Gumay Febryano
Date Deposited: 18 May 2020 02:05
Last Modified: 18 May 2020 02:05
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/19738

Actions (login required)

View Item View Item