Mayasari, Diana and Wijaya, Cakra (2018) Potensi BiomarkaHigh Mobility Group Box1 (HMGB 1) sebagaiKriteria Diagnosis Asbestosis. AGROMEDICINE UNILA, 5 (1). pp. 453-457. ISSN 2356-332X

[img] Text
Biomarka asbestosis 2018.pdf

Download (128kB)
Official URL: http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/...

Abstract

Potensi BiomarkaHigh Mobility Group Box1 (HMGB 1) sebagaiKriteria Diagnosis Asbestosis Diana Mayasari1,Cakra Wijaya2 1BagianKedokteranKomunitas,FakultasKedokteran,Universitas Lampung 2Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung Abstrak Asbestosismerupakan penyakit paru kronik akibat menghirup serat asbestos. Serat asbestosyang terhirup ke dalam paru akan menyebabkan cedera sel epitel saluran napas dan sel makrofag yang akan memfagosit serat asbes. Inhalasi serat asbestos terus-menerus akan menyebabkan alveolitis dan reaksi jaringan yang lebih hebat. Efek paparan serat asbestos akan muncul setelah paparan selama 20-30 tahun. Pemeriksaan penunjang yang saat ini digunakanuntuk diagnosis asbestosis adalah tes pencitraan dan spirometri. Penegakan diagnosisasbestos sulit dilakukan karena memiliki tanda dan gejala serta hasil radiologi sederhana yangmirip dengan penyakit parulainnya.High mobility group atau HMG merupakan protein yang terdapat dalam kromosom dan berperan pada proses transkripsi, replikasi, rekombinasi dan perbaikan DNA. High Mobility Group Box 1 adalah sitokin proinflamasi yang disekresikan oleh sistem kekebalan tubuh alami dan disekresikan secara pasif selama adanya kerusakan dan kematian, seperti nekrosis. Peningkatan kadar HMBG1 yang terdeteksi dapat mengonfirmasi diagnosis asbestosis, setelah ditemukannya fibrosis paru pada x-ray. Pemeriksaan high mobility group box1(HMGB1)direkomendasikan sebagaibiomarkapemeriksaan penunjang dalam diagnosis asbestosis. Kata Kunci:asbestosis,biomarka,diagnosis, HMGB 1 The Potency of High Mobility Group Box (HMGB 1) Biomarker as Diagnostic Criteria for Asbestosis Abstract Asbestosis is a chronic lung disease caused by inhaling asbestos fibers. Asbestos fibers that were inhaled into the lungs will cause injury of respiratory epithelial cells and macrophage cells that will phagocyte fibers. Long term inhalation of asbestos fibers will lead to greater alveolitis and tissue reactions. The effect of exposure to asbestos fibers will appear after20-30 years of exposure. Investigations for the diagnosis of asbestosis are imaging and spirometry tests. Diagnosis of asbestosis difficult because it has the same signs and symptoms, as well as simple radiological results similar to other lung diseases. High mobility group or HMG is a protein present in chromosomes and plays a role in the process of transcription, replication, recombination, and DNA repair. High Mobility Group Box 1 is a proinflammatory cytokine secreted by the natural immune system and secreted passively during damage and death cell, such as necrosis. Increased levels of detectable HMBG1 can confirm the diagnosis of asbestosis, after the finding of pulmonary fibrosis on x-rays. HMGB1 examination is recommended as a biomarker of investigation in the diagnosis of asbestosis. Keywords:asbestosis, diagnosis, HMGB 1, biomarker Korespondensi: Cakra Wijaya, Alamat Jln. Mawar No. 11 A Kemang Pratama 2 Bekasi, HP 082117700527, email cakrawijaya@rocketmail.com

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran (FK) > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: dr. Diana Mayasari
Date Deposited: 12 Nov 2018 06:43
Last Modified: 12 Nov 2018 06:43
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/9768

Actions (login required)

View Item View Item