LPPM UNIVERSITAS LAMPUNG (2018) PEMBUATAN PUPUK UREA LEPAS LAMBAT SECARA BATCH DENGAN MATRIKS BENTONIT ALAM LAMPUNG DAN BAHAN PENGIKAT TEPUNG JAGUNG ATAUPUN HYDROXYLPROPYL METHYL CELLULOSE (HPMC) MELALUI METODE INTERKALASI. P00201800483.

[img] Text
1-hki.pdf

Download (1MB)

Abstract

Teknologi pembuatan pupuk urea lepas lambat (SRUF) melalui proses interkalasi urea kedalam matriks bentonit alam Lampung dengan menggunakan bahan pengikat tepung jagung ataupun HPMC menghasilkan SRUF dengan waktu desorbsi pupuk yang cukup panjang (lama). Bahan pengikat tepung jagung ataupun HPMC adalah bahan yang mudah terbiodegradasi di alam. Pada metode ini, preparasi matriks bentonit alam Lampung harus dilakukan terlebih dahulu sebelum digunakan dalam proses pembuatan SRUF seperti diilustrasikan dalam Gambar 1. Setelah bentonit alam Lampung siap, proses pembuatan SRUF dilakukan dengan mengikuti prosedur seperti diuraikan dalam Gambar 2 dan Klaim 1 dan 2. Dalam proses tersebut, jumlah bentonit alam Lampung dan bahan pengikat (tepung jagung ataupun HPMC) divariasikan pada rentang nilai yang telah ditetapkan pada Klaim 3 dan 4. SRUF yang dihasilkan diuji waktu pelepasan (desorbsi) ureanya didalam air secara laboratorium agar diketahui tingkat (laju) desorbsi SRUF yang dihasilkan.

Item Type: Patent
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Kimia
Depositing User: Dr. LILIS HERMIDA
Date Deposited: 06 Nov 2018 03:08
Last Modified: 09 Jul 2019 15:53
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/9535

Actions (login required)

View Item View Item