Mulyanto, Bagus Sapto and Dewanto, Ordas and Cinthia, Dewi Maharani (2018) Karakterisasi Batuan Reservoir Menggunakan Metode Log-Petrofisika, Geokimia dan Termal pada Sumur I-1 dan I-2 di Daerah ‘Y’ Sumatera Tengah. SINTA.

[img] Text
ARTIKEL PROSIDING SINTA (ORDAS D - BAGUS SAPTO).pdf

Download (238kB)
Official URL: http://eng.unila.ac.id/sinta/

Abstract

Karakterisasi reservoir merupakan suatu proses untuk menjabarkan secara kualitatif dan atau kuantitatif karakter reservoir menggunakan semua data yang ada (Sukmono, 2002). Karakterisasi reservoir penting dilakukan untuk mengetahui keadaan bawah permukaan, terutama bagian reservoir minyak dan gas. Dalam penelitian ini digunakan tiga data dan metode sekaligus untuk karakterisasi reservoir pada Sumur I-1 dan I-2 di Daerah “Y” Cekungan Sumatera Tengah. Metode yang digunakan adalah metode Log-Petrofisika, Geokimia dan Termal. Interpretasi data log digunakan untuk karakteristik reservoir yang berada pada batuan sand dan memiliki permeabilitas besar, yang dapat dideteksi dengan melihat nilai log gamma ray yang kecil dan log spontaneous potential besar. Kandungan hidrokarbon dideteksi dari separasi log NPHI dan RHOB serta nilai resistivitas (log LLD) lebih besar dari 60 Ohm-m. Hasil pengolahan data log menunjukkan bahwa lapisan potensial pada Sumur I-1 (797-893.8) m mempunyai nilai porositas=(25.57-35.86)% dan Rw=0.45 Ohm-m, dan Sumur I-2 (614-615.4)m mempunyai nilai porositas=(26.35-29.72)% dan Rw=0.45 Ohm-m. Metode termal (T3D) dan geokimia digunakan untuk estimasi tingkat maturasi hidrokarbon. Awal maturasi (immature), ditunjukkan dengan indikator geokimia Ro=(0,34-0,44)%, T3D=(1-2)103 kal cm-3 dan T=(60-70)oC, untuk Sumur I-1 terjadi pada Z=(502-629)m dan Sumur I-2 pada Z=(580-680)m. Mature ditunjukkan dengan Ro=(0,44-0,73)%, T3D=(10-15)103 kal cm-3 dan T=(90-100)oC, untuk sumur I-1 terjadi pada Z=(1096-1276)m dan sumur I-2 pada Z=(1160-1270)m. Over mature hanya terjadi pada Sumur I-1 (1595-1699m) dengan Ro=0,72-0,91)%, T3D=(50-70) 103 kal cm-3 dan T=(100-120)oC. Gas ditemukan pada Sumur I-1 (1780-1964m) dengan Ro=(1,00-2,00)%, T3D=(100-150) 103 kal cm-3 dan T=(110-130)oC. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa Sumur I-1 dan I-2 Sumatera Tengah merupakan sumur yang prospek, karena dari hasil karakterisasi diperoleh porositas dan Sw yang bagus (mengandung hidrokarbon), didukung oleh data termal dan geokimia yang menunjukkan adanya lapisan hidrokarbon yang belum matang dan sudah matang dan gas.

Item Type: Article
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Geofisika
Depositing User: ORDAS DEWA
Date Deposited: 04 Nov 2018 14:09
Last Modified: 04 Nov 2018 14:09
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/9441

Actions (login required)

View Item View Item