Perlanda, Deka and Alam, Syaiful and Purwiyanti, Sri (2018) Alat Pengumpul Kopi Model Terhampar Secara Otomatis Berbasis Arduino Uno. ELECTRICIAN – Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro, 12 (1). pp. 1-9. ISSN 25493442

[img] Text
2067-351-1-PB.pdf

Download (597kB)
Official URL: https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/inde...

Abstract

Dalam dunia engineering, suatu sistem direkayasa menjadi serba otomatis. Salah satunya pada alat bantu pekerjaan, yaitu untuk mempermudah dan mengefisienkan waktu serta tenaga yang digunakan. Jenis alat bantu pekerjaan yang direkayasa tersebut adalah alat pada proses pengumpulan kopi. Untuk menghasilkan kopi yang terbaik maka proses pengolahan kopi harus dilakukan secara benar. Kopi dijemur di lapangan terbuka dibawah terik matahari langsung. Para petani pun kesulitan saat mengumpulkan kopi yang masih terhampar di lapangan dan apabila mendadak cuaca sudah mulai mendung dan hujan turun. Sehingga tercetuslah ide untuk membuat “Rancang Bangun Alat Pengumpul Kopi Model Terhampar Secara Otomatis Berbasis Arduino UNO”. Rancangan bangun alat ini merupakan miniatur yang dibuat pada bidang agroindustri kopi yang berukuran 60x90 cm. Alat ini bekerja apabila sensor LDR mendeteksi cuaca gelap dan Arduino UNO akan mengendalikan motor DC untuk menggerakan sistem mekanikal/aktuator. Kemudian, sistem mekanikal tersebut akan menggerakkan dua buah papan pengumpul yang bergerak dari dua arah yang berbeda dan menarik kopi dari pinggir lapangan menuju ke tengah lapangan. Pada saat proses pengumpulan kopi sedang dilakukan dan hujan tiba-tiba turun, maka terpal otomatis akan menutupi seluruh permukaan lapangan untuk mencegah kopi agar tidak basah, berdasarkan respon yang diterima oleh sensor hujan. Kopi yang selesai dikumpulkan akan menggunung dibagian tengah lapangan dan alat akan berhenti bekerja Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, intensitas cahaya yang dibaca oleh sensor sangat mempengaruhi cara kerja alat ini. Saat cuaca terang dengan intensitas cahaya sebesar 286 Lux alat tidak akan bekerja, dan aktif pada saat intensitas dibawah 68 Lux. Sedangkan untuk sistem aktuator, semakin besar torsi pada motor maka akan semakin besar pula arus yang terukur. Sehingga membutuhkan daya yang lebih besar pula. Terlihat pada saat proses pengumpulan kopi berlangsung arus yang terukur mencapai 1,1 ampere dan torsi yang terukur mencapai 3,5 N/m. Maka diperlukan perancangan yang baik pada sistem mekanikal agar tidak terjadi kesalahan yang bisa menyebabkan penambahan beban pada motor.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Arduino, mechanical, mikrokontroller, otomatis, rekayasa, dan sistem elektrik
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Elektro
Depositing User: Dr. Sri Purwiyanti
Date Deposited: 03 Nov 2018 09:12
Last Modified: 03 Nov 2018 09:12
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/9272

Actions (login required)

View Item View Item