Hermida, Lilis and Agustian, Joni (2017) LAPORAN AKHIR TAHUN PENELITIAN PRODUK TERAPAN 2017. Universitas Lampung. (Unpublished)

[img] Text
laporan_akhir ppt-lilis.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pada pupuk urea konvensional, laju desorbsi urea di dalam tanah lebih cepat dibandingkan daya serap tanaman terhadap. Penggunaan pupuk lepas lambat urea (slow release urea fertilizer atau disingkat SRUF) dapat menurunkan laju desorbsi urea. Penelitian yang telah dilakukan adalah menentukan model laju desorbsi urea pada SRUF yang disintesis melalui interkalasi urea kedalam (bentonit alam dan menggunakan bermacam-macam binder (pati jagung dan hydroxyl propyl methyl cellulose atau disingkat HPMC). Prosedur pembuatan SRUF ini adalah sebagai berikut: penyangga dicampur dengan binder dengan komposisi yang bervariasi, setelah itu campuran tersebut ditambahkan urea yang telah dilelehkan dan segera diaduk cepat secara merata untuk membentuk struktur kisi tiga dimensi. Pupuk lepas lambat urea yang masih panas dimasukan kedalam cetakan, kemudian ditekan/dipres. SRUF yang dihasilkan kemudian dipanaskan didalam oven pada suhu 50 oC selama 8 jam sebelum uji desorpsi SRUF. Model laju desorbsi pupuk lepas lambat urea ditentukan dengan cara melakukan uji desorpsi pada percobaan pelepasan statis dan praktikal. Disamping itu struktur dan komposisi SRUF tesebut dikonfirmasikan melalui analisa SEM-EDX dan FTIR untuk mengetahui morfologi dan sifat kimianya. Dari hasil percobaan pelepasan statis diketahui bahwa laju pelepasan urea pada SRUF yang menggunakan pati jagung lebih lambat dibandingkan laju pelepasan urea pada SRUF menggunakan HPMC. Mekanisme pelepasan urea pada SRUF-4 yang menggunakan pati jagung adalah secara anomalous ransport dengan model laju desorpsi Y = 0.001497 0.70097. Sedangkan Mekanisme pelepasan urea pada SRUF-7 yang menggunakan HPMC adalah secara Fickian diffusion dengan model laju desorpsi Y = 0,0550847 0,244088. Hasil uji pada tanaman sayur pakcoi menunjukan bahwa penggunaan SRUF-4 dapat meningkatkan jumlah dan ukuran daun tanaman dibandingkan dengan penggunaan pupuk urea konvensional.

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Kimia
Depositing User: Dr. LILIS HERMIDA
Date Deposited: 29 Jun 2018 04:13
Last Modified: 29 Jun 2018 04:13
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/8221

Actions (login required)

View Item View Item