Utami, Herti and Muharani, Endiana Dwi (2008) Pengaruh Perendaman Rumput Laut Jenis Sargassum Sp Dengan HCl Terhadap Esktraksi Natrium Alginat. In: Seminar Soebardjo Brotohardjono “ Pengolahan Sumber Daya Alam Dan Energi Terbarukan, Jurusan Teknik Kimia dan Teknologi Industri UPN “Veteran” Surabaya Jawa Timur, 18 Juni 2008, Surabaya, Jawa Timur.

[img] Text
Artikel Herti 2008 lengkap.pdf

Download (701kB)

Abstract

Rumput laut dikelompokkan menjadi 4 yaitu : alga merah (Rhodophyceae), alga coklat (Phaeophyceae), alga hijau (Chlorophyceae) dan alga biru-hijau (Cyanophyceae). Rumput laut yang paling banyak dimanfaatkan adalah dari jenis ganggang merah (Rhodophyceae) karena mengandung agar-agar dan karaginan. Sebenarnya tidak hanya ganggang merah saja yang dapat dimanfaatkan , jenis ganggang coklatpun potensial untuk dibudidayakan dan dimanfaatkan , seperti jenis Sargassum. Pada ganggang coklat dinding selnya terdapat selulosa dan algin. Algin yang dikandung oleh ganggang coklat ini dikenal di industry dan perdagangan karena banyak manfaatnya. Bentuk algin di pasaran dapat berupa tepung natrium , kalium atau ammonium alginat yang larut dalam air, maupun tepung kalsiumyang tidak larut dalam air. Kegunaan alginat dalam industri adalah sebagai bahan pengental (thickener), pengemulsi dan juga sebagai bahan additive dalam industri pangan, industri kosmetik, industri farmasi , dan industri cat. Secara umum proses ekstraksi dilakukan untuk menghasilkan natrium alginat dari rumput laut coklat dengan pelarut Natrium Karbonat. Tahapan proses terdiri dari persiapan bahan baku, tahap ekstraksi, dan tahap pengambilan hasil. Kondisi yang optimal perlu disiapkan sebelum dilakukan proses ekstraksi natrium alginat. Kondisi tersebut diperoleh dari tahap persiapan bahan baku, yaitu pada saat perendaman asam dengan menggunakan HCl. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi HCL (0,5%; 1%; 2%; dan 3%) dan variasi waktu perendaman (0,5 jam; 1 jam; 2 jam; dan 3 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen rendemen tertinggi diperolaeh pada konsentrasi HCl 2% dan waktu perendaman 0,5 jam yaitu rendemen sebanyak 34,8175%. Natrium alginat yang dihasilkan memiliki kadar air 18,53%; kadar abu 16,9712%; pH 10,12 dan viskositas 10 cp dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan di pasaran. Kata kunci : Natrium alginat, ekstraksi, rumput laut

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Kimia
Depositing User: Dr. Herti Utami
Date Deposited: 25 Apr 2018 03:53
Last Modified: 25 Apr 2018 03:53
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/6614

Actions (login required)

View Item View Item