Mukhlis, Maulana (2015) ANALISIS INOVASI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM BEST PRACTICE AKSI ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM PADA DELAPAN KOTA PERCONTOHAN ACCCRN DI INDONESIA. In: Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Universitas Lampung Tahun 2015, 23 September 2015, Bandar Lampung.

[img] Text
01. PROSIDING DIES - 2015.pdf

Download (1MB)

Abstract

Delapan kota di Indonesia yang bergabung dalam Jejaring Ketahanan Kota-Kota Asia terhadap Perubahan Iklim atau ACCCRN –Asian Cities Climate Change Resilience Network- telah terbukti mampu melahirkan kebijakan dan aksi adaptasi yang layak dianggap sebagai best practice inovasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal itu dibuktikan dengan keterbaruan ide (best practice) dan adanya pengakuan daerah atau lembaga lain terhadap best practice tersebut. Inovasi ini selaras dengan harapan semakin banyaknya daerah di Indonesia yang melahirkan inovasi sebagaimana diharapkan dalam Undang Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dikaitkan dengan sumber inovasi dan prasyarat keberhasilan inovasi, selain bertujuan untuk menggambarkan tipologi inovasi pemerintahan daerah terhadap best practice inovasi di delapan kota percontohan ACCCRN, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui skenario/sumber lahirnya inovasi serta mengetahui kunci keberhasilan inovasi. Ketiga fokus tersebut, dianalisis dengan metode penelitian kualitatif (studi kasus dan konten analisis/kajian dokumen) terhadap best practice aksi adaptasi perubahan iklim unggulan pada delapan kota ACCCRN di Indonesia itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya inovasi aksi adaptasi di kota-kota ACCCRN dominan karena adanya respon atau tanggapan terhadap krisis yang terjadi akibat perubahan iklim, serta adanya kesadaran institusi pemerintahan menangkap adanya peluang –dalam hal ini pendanaan program ACCCRN-. Skenario lain yang sebenarnya relevan melengkapi dua sumber dominan tersebut adalah bahwa inovasi dapat terjadi karena kesadaran untuk menyelamatkan dan atau mempertahankan kekhasan daerah; atau berarti inovasi untuk mempertahankan harga diri daerah. Berdasarkan telaahan terhadap inovasi aksi adaptasi perubahan iklim yang dilakukan oleh delapan kota ACCCRN, dihubungkan dengan pengaruh lahirnya inovasi dari tiga arena institusi yakni (1) innovation by legislative design; (2) innovation by yudicial design; dan (3) innovation by management design, maka teori exogeneus force design sangat layak menjadi pelengkap untuk dijadikan arena keempat sebagai institusi yang berpengaruh terhadap munculnya sebuah inovasi. Meskipun aksi adaptasi perubahan iklim di delapan kota ACCCRN tersebut dapat dinyatakan sebagai best practice, namun dikaitkan dengan enam tipologi inovasi, maka aksi adaptasi perubahan iklim di delapan kota ACCCRN lebih merupakan tipologi inovasi proses dan inovasi sistem, bahkan terdapat aksi yang hanya merupakan inovasi administratif. Tipologi ini menunjukkan bahwa meskipun, aksi adaptasi yang dilakukan kota-kota ACCCRN merupakan pembaruan ide, namun belum merupakan inovasi radikal yang mampu menghasilkan pergeseran pandangan umum atau mental dari instansi pemerintah secara luas. Kata kunci yang sangat berpengaruh sebagai prasyarat keberhasilan inovasi adalah adanya keterlibatan para pihak di luar pemerintah dalam sebuah kelembagaan multi stakeholders yang diakui. Adanya dukungan eksogen (exogeneous force) oleh perguruan tinggi di daerah, termasuk ‘arahan wajib’ dalam kerangka program dengan dukungan pendanaan juga merupakan dua variabel utama lahirnya inovasi aksi adaptasi di kota-kota ACCCRN ini. Tiga variabel sebagai dorongan eksogen tersebut akan sangat mungkin mampu melahirkan inovasi pemerintahan daerah pada sektor dan bidang lainnya, bersamaan dengan adanya prasyarat endogen.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Maulana Mukhlis
Date Deposited: 15 Feb 2018 09:14
Last Modified: 15 Feb 2018 09:14
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/6399

Actions (login required)

View Item View Item