Kustyawati, Maria Erna and Setyani, Sri and Sugiharto, Ribut (2017) Usaha Produksi Kopi Bubuk Terintegrasi Untuk Meningkatkan Mutu dan Keamanan Produk Pada Mitra Tani di Kabupaten Tanggamus. Project Report. LPPM Unila, Bandar Lampung. (Submitted)

[img] Text
MariaErna_LaporanAkhir_Unila_2017_2.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat Program Hi-Link yang berjudul Usaha Produksi Kopi Bubuk Terintegrasi Untuk Meningkatkan Mutu dan Keamanan Produk Pada Mitra Tani di Kabupaten Tanggamus telah dilakukan. Kelompok Serba Usaha Srikandi yang menjadi mitra telah melakukan perbaikan mutu kopi sangrai menggunakan alat sangrai yang dilengkapi dengan pengatur suhu. Disamping itu, mutu kopi bubuk yang terindikasi dari warna kopi bubuk telah mengalami perbaikan yaitu kopi bubuk berwarna kayu manis sesuai standard nasional Indonesia dan Internasional, melalui proses penyosohan dan pengaturan suhu penyangraian. Pelatihan terhadap anggota Kelompok Sera Usaha Srikandi untuk memperoleh PIRT akan dilakukan bersama oleh Mitra Pemerintah Daerah dan Tim Hi-Link, dengan mendatangkan nara sumber dari Dinas terkait. Kelompok Serba Usaha Srikandi telah melakukan perbaikan pengemasan dengan pelabelan produk Kopi Bubuk yang sesuai. Pemusatan lokasi peralatan produksi kopi bubuk akan dilakukan dalam satu ruang produksi. Untuk itu anggota Kelompok Serba Usaha Srikandi menyediakan lahan dan Tim Hi-Link memberikan dukungan dengan sharing pendirian bangunan ruangan produksi agar terintegrasi dalam satu alur produksi. Permasalahn baru yang timbul dengan adanya proses pengaturan suhu alat penyangrai telah dan sedang dilakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa strata S1 sebanyak dua orang yaitu mengenai efeknya terhadap kafein dan daya kesukaan masyarakat. Produk kopi bubuk yang diproduksi oleh Kelompok Serba Usaha (KSU) Srikandi Pekon Ngarip Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus dan Pemkab Tanggamus mempunyai kelemahan dalam hal warna, aroma serta rasa. Demikian juga harga yang masih rendah. Penyuluhan teknik tahapan produksi kopi bubuk dan pelatihan serta pendampingan untuk memperoleh PIRT dilakukan untuk meningkatkan mutu dan keamanan produk kopi bubuk. Target luaran yang ingin dicapai yaitu kopi bubuk dengan warna kayumanis, dan rasa khas kopi bubuk dengan harga meningkat 50%. Metode pelaksanaannya dengan penyuluhan dan pelatihan dilanjutkan dengan pendampingan pada Kelompok Serba Usaha Srikandi pada lokasi dengan jarak lebih kurang 90 km dari Bandar Lampung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anggota mitra melakukan pengolahan kopi beras sesuai tahapan dengan baik. Sebanyak 80% anggota melakukan praktek penyiapan dan pengolahan kopi bubuk secara higien. Perolehan PIRT masih 60%. Keuntungan yang diperoleh dari penjualan produk (100g/kemasan) adalah 87,5%. Dengan demikian peningkatan mutu dan pengemasan kopi bubuk telah tercapai. Usaha untuk memperoleh PIRT diperlukan lay out peralatan produksi di dalam rumah produksi yang sesuai dengan higienitas sehingga diperlukan rumah produksi yang sesuai. Luaran yang dihasilkan adalah produk kopi bubuk dalam kemasan dengan mutu yang lebih baik yaitu warna kayu manis dengan kadar air sesuai SNI. Disamping itu, luaran berupa jurnal Pengabdian Batoboh, Koran dan Prosiding Seminar Pengabdian. Kata kunci: alat sangrai dengan regulator suhu, kemasan kopi bubuk warna kayu manis, PIRT, sharing pendirian ruang produksi

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: Dr Maria Erna Kustyawati
Date Deposited: 25 Apr 2018 04:03
Last Modified: 25 Apr 2018 04:03
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/6021

Actions (login required)

View Item View Item