Susilawati, Susilawati and Kustyawati, Maria Erna (2015) KAJIAN MUTU INVIVO DAN PREFERANSI MASYARAKAT TERHADAP MINUMAN PROBIOTIK DARI SUSU KAMBING. In: Seminar Nasional PATPI 2015, Inovasi Teknologi Untuk Memperkuat Peran Industri, 20-21 Oktober, Semarang.

[img] Text
Makalah Susu 2015 Semarang.pdf

Download (308kB)
Official URL: http:www.Unika. Semarang

Abstract

Salah satu bentuk olahan susu yang bersifat fungsional adalah produk minuman fermentasi susu kambing yaitu minuman probiotik. Minuman probiotik adalah minuman yang berisi mikroflora bakteri asam laktat (BAL) yang dapat memberikan efek kesehatan bagi yang mengkonsumsinya dengan cara menyeimbangkan komposisi mikroflora di dalam usus dan dapat bertahan hidup pada usus sebanyak lebih kurang 106-109 sel bakteri (Salminen dan Wright, 1993).Tujuan penelitian adalah melihat mutu invivo minuman probiotik susu kambing yang memberi efek kesehatan dan disukai masyarakat. Penelitian tentang minuman probiotik dari susu kambing dilakukan dengan membuat kultur segar bakteri asam laktat (BAL) jenis Lactobacillus casei, yang sebelumnya dilakukan persiapan kultur L. casei, pembuatan kultur induk, pembuatan kultur antara, dan kultur kerja. Setelah itu kultur kerja diinokulasikan sebagai starter kedalam susu kambing yang terleih dahulu di pasteurisasi pada suhu 60•C selama 15 menit. Proses fermentasi susu berlangsung selama 24 jam pada suhu 37•C. Hasil fermentasi susu kemudian dianalisis pH, Total asam, dan Jumlah Bakteri Asam Laktat (BAL). Jumlah BAL rata-rata pada susu fermentasi ini adalah 1,76 x 109 CFU/ml. Untuk menguji apakah minuman susu hasil fermentasi ini bersifat probiotik maka dilakukan uji invivo dengan menggunakan tikus percobaan jenis Mus Musculus.L, jenis kelamin jantan berumur 2 bulan. Hasil pengujian mutu secara invivo didapatkan total Bakteri asam laktat pada hari ke 0, 7, 14, dan 21, berturut-turut adalah 8,909; 9,221; 9,346; dan 9,460 Log Koloni/ml. Dari data dapat dilihat bahwa Bakteri Asam Laktat dapat hidup dan bertahan pada usus tikus lebih dari 109 sel, yang artinya sampai pada hari ke 21 sudah terlihat bahwa minuman hasil fermentasi dari susu kambing dapat dikatakan minuman probiotik. Mutu minuman probiotik secara invivo sudah dapat membuktikan bahwa Bakteri asam laktat dapat hidup dalam usus tikus percobaan pada hari ke 21 dengan jumlah mencapai 460 x 109 CFU/ml, dengan Total asam 0,56 ml, dan pH 3,605 Kata kunci: Minuman Probiotik, Mutu Invivo

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: SUSILAWATI
Date Deposited: 25 Apr 2018 03:42
Last Modified: 14 May 2018 07:08
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/5972

Actions (login required)

View Item View Item