Elly, Nurlaili (2024) INVENTARISASI EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DALAM KERANGKA KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL PROVINSI LAMPUNG BERBASIS PELINDUNGAN PROAKTIF SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN WARISAN BUDAYA. lppm unila. (Submitted)

[img] Text
Aprilianti_FH_Lap Kemajuan_Penelitian Pemula 2024 (1).pdf

Download (870kB)

Abstract

EBT yang menjadi bagian dari kekayaan intelektual sangat penting untuk diberikan pelindungan, hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang dihadapi terkait misappropriation terhadap tradisi budaya Indonesia. Contoh nyata sudah ada beberapa kasus klaim budaya nasional oleh negara lain. Misalnya lagu “Rasa Sayange”, Reong Ponorogo, Pencak Silat, Wayang Kulit, Rendang, Batik, Angklung, Tari Pendet, Tari Piring, Kuda Lumping, Gamelan Jawa, Keris yang di klaim Malaysia. Provinsi Lampung yang terkenal dengan julukan “Sang Bumi Ruwa Jurai” mempunyai tradisi beraneka ragam sesuai makna julukan tersebut yaitu satu bumi dengan dua tradisi “ruwa” dan “jurai”. Maksudnya masyarakat asli Lampung terbagi dalam dua tradisi adat Saibatin dan Pepadun. Kedua masyarakat adat ini memiliki tradisi yang berbeda sehingga menambah khasanah budaya daerah. Keragaman budaya di provinsi Lampung memiliki arti penting sehingga harus mendapat perlindungan agar tetap terus terjaga kelestariannya. Dalam rangka menggali serta memetakan tantangan yang dihadapi, maka berikut ini dirumuskan permasalahan penelitian diantaranya upaya pemerintah daerah Provinsi Lampung untuk melindungi ekspresi budaya tradisional dan bentuk perlindungan hukum yang efektif dalam rangka menjaga kelestarian ekspresi budaya tradisional Lampung. Metode yang digunakan adalah socio legal research untuk menjelaskan persoalan hukum melalui cara pandang interdisipliner. Metode tersebut nantinya dapat menjelaskan baik ranah teoritikal maupun praktikal untuk menjawab permasalahan mengenai bentuk perlindungan hukum yang efektif dalam rangka menjaga kelestarian EBT. Penelitian socio-legal mengkombinasikan penelitian doctrinal dan metode ilmu sosial. Studi dokumen menggunakan literatur dari buku, jurnal, peraturan perundang-undangan bidang EBT yang relevan dengan fokus penelitian. Dokumen tersebut diklarifikasi dalam bahan hukum primer, sekunder dan tertier yang bertujuan untuk inventarisasi hukum positif dan memahami dasar pembentukan peraturan perundangan. Studi lapangan juga digunakan untuk mendapatkan data primer dan data sekunder yakni data empiris tentang kondisi eksisting EBT di Provinsi Lampung melalui informan dengan cara indept interview yang didukung bahan hukum melalui kajian doktrinal.

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum (FH) > Prodi Ilmu Hukum
Depositing User: ELLY NURLAILI
Date Deposited: 19 Jan 2026 01:41
Last Modified: 19 Jan 2026 01:41
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/54784

Actions (login required)

View Item View Item