Sulistiono, Wahyu Eko and Muhammad, Meizano Ardhi and ., Martinus and Septiana, Trisya and ., Mardiana and Annisa, Resty and Wintoro, Puput Budi and Yuniati, Yetti and Purwasih, Nining and Purwiyanti, Sri and Djausal, Gita Paramita and Yolanda, Gatra (2021) Virtual Reality untuk Museum Lampung. In: SINTA 2022, 6 Oktober 2022, Bandar Lampung.

[img]
Preview
Text (Artikel)
meizano+martinus-prosiding-2021-Virtual Reality untuk Museum Lampung.pdf - Published Version

Download (479kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Similliarity)
meizano+martinus-prosiding-2021-Virtual Reality untuk Museum Lampung.pdf.pdf - Other

Download (515kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Korespondensi M2)
meizano-korespondensi-Virtual Reality untuk Museum Lampung.pdf - Other

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Korespondensi M1)
martinus-korespondensi-Virtual Reality untuk Museum Lampung.pdf - Other

Download (88kB) | Preview
Official URL: https://doi.org/10.23960/prosidingsinta.v5i.88

Abstract

useum Lampung merupakan kurator dan pemelihara budaya Lampung serta memiliki tanggung jawab yang besar agar budaya Lampung ini dapat diwariskan secara utuh oleh generasi muda. Sosialisasi sejarah Lampung dengan menggunakan Virtual Reality membuka banyak peluang. Museum Lampung merupakan salah satu sumber pengetahuan masyarakat ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah Lampung. Virtual Reality menempatkan pengguna di dalam dunia virtual untuk menciptakan pengalaman baru di lingkungan digital di mana objek digital dapat berinteraksi secara real-time. Virtual reality memungkinkan informasi digital untuk memperkaya eksistensi yang dalam hal ini digunakan untuk menyebarkan informasi tentang budaya Lampung. Penyebaran informasi melalui virtual reality, sebagai bentuk pemanfaatan teknologi hijau, juga mengurangi jejak karbon yang dihasilkan dengan berwisata ke Museum Lampung. Selain itu, pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung berdampak besar terhadap kinerja Museum Lampung dalam mensosialisasikan sejarah Lampung. Metode yang digunakan untuk mengembangkan Museum Virtual Reality Lampung terdiri dari tujuh tahap yaitu Perumusan Masalah, Penentuan Motivasi, Pengembangan Ide, Perancangan, Pembuatan Prototipe, Pengujian, Pengembangan Lanjutan, dan Implementasi/Rilis. Aplikasi Virtual Reality Museum Lampung menyediakan fitur Virtual Tour. Ketersediaan Museum Virtual Reality Lampung, yang merupakan bagian dari penelitian besar tentang teknologi hijau di Universitas Lampung, memungkinkan penyebaran sejarah Lampung secara progresif.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Informatika
Depositing User: Meizano Ardhi Muhammad
Date Deposited: 31 Mar 2023 00:49
Last Modified: 31 Mar 2023 00:49
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/49462

Actions (login required)

View Item View Item