Gusri, Akhyar and Arinal, Hamni and Lusmelia, Afriani and Rita, Milyanti (2017) Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pengolahan Sampah menjadi Pupuk Kompos Organik di Desa Sidomulyo. In: Seminar Nasional IBI Darmajaya, Bandar Lampung.

[img] Text
Artikel.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penyelenggaran KKN-PPM ini bertempat di Karang Taruna Anak Krajan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan. Daerah ini memiliki potensi pengembangan sumber daya manusia dan sumberdaya limbah yang memiliki prospek baik. Adapun tujuan umum dari KKN-PPM ini adalah menghasilkan wirausaha pupuk Organik (Kompos) sebagai komoditas unggulan melalui pemberdayaan kelompok pemuda pengangguran. Dengan memberikan pelatihan keterampilan pengelolaan sampah, pembuatan pupuk organik dan pemasarannya diharapkan dalam hal ini meningkatkan keterampilan kelompok pemuda pengangguran di karang taruna sebagai sasaran antara yang strategis dalam membuat produk kompos. Melalui kerja sama dengan mahasiswa untuk membangun jaringan kerja dalam bentuk kelompok produksi usaha kecil dan membuka akses pemasaran melalui kemitraan antara perguruan tinggi dan kelompok karang taruna. Selanjutnya mengembangkan pola pemberdayaan kolaboratif melalui pendampingan dalam transfer keterampilan, modal dan akses pemasaran yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan didasarkan pada kelayakan usaha, ketersediaan produk kompos, nilai ekonomi produk, ketersediaan SDM pengelola, teknologi, aspek financial dan dampak sosialnya. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan KKN-PPM ini adalah Metode PPKP (Pemahaman Partisipatif Kondisi Pedesaan), yang merupakan salah satu metode perencanaan partisipatif yang bertujuan untuk menggali permasalahan yang ada di masyarakat, penyebab terjadinya masalah, dan cara mengatasinya dengan menggunakan sumberdaya lokal atas prinsip pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah berupa pupuk kompos yang berasalah sampah organik dengan nilai tambah ekonomi yang tinggi dan fungsi pemanfaatan potensi setempat. Pupuk yang sudah berupa kompos dikenas sedemikian rupa dan siap dipasarkan bagi petani. Hasil kegiatan lain adalah berupa peningkatan pemahaman warga untuk memilah sampah dan memanfaatkan sampah yang terpilah. Sampah organik untuk kompos sedangkan sekam padi untuk briket, sampah dedak untuk membuat kompor masak. Pendidikan karakter dan pemahaman pentingnya penanganan sampah dan bahaya yang ditimbulkan juga merupakan kegiatan tambahan

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Prodi Teknik Mesin
Depositing User: Dr Gusri Ibrahim
Date Deposited: 16 Nov 2017 07:21
Last Modified: 16 Nov 2017 07:21
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/4679

Actions (login required)

View Item View Item