Nurdin, Bartoven Vivit and Kartini, Yeni (2017) “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi” : Perspektif Sosial Budaya Dalam Pembangunan Ketahanan Pangan. Sosiologi, 19 (1). pp. 15-21. ISSN 1411-0040
Text (Jurnal Sosiologi Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya)
271 - Published Version Restricted to Repository staff only until 29 December 2027. Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (12kB) |
Abstract
Tulisan ini mengkaji tentang masalah-masalah sosial budaya dalam krisis ketahanan pangan di Indonesia. Masalah ketahanan pangan selama ini adalah isu sentral dalam pembangunan Indonesia, karena menyangkut kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Isu ketahanan pangan seringkali dikaitkan dengan teknologi dan peningkatan produksi pangan sebagai solusi dalam penanganannya, sehingga solusinya seringkali berupa pengendalian konversi lahan pertanian, menciptakan teknologi dan bahkan menciptakan infrastruktur baru. Padahal masalah sosial budaya merupakan isu penting dalam menanggulangi masalah ketahanan pangan. Ketahanan Pangan berkaitan dengan budaya makan masyarakat, dimana makanan bukan saja persoalan kebutuhan biologis namun merupakan persoalan kebiasaan, kebudayaan, kepercayaan dan keyakinan. Tulisan ini menganalisis sisi lain dari ketahanan pangan yang sering dilupakan para pengambil kebijakan dan peneliti, yakni perspektif sosial budaya dalam pembangunan ketahanan pangan.
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology H Social Sciences > HM Sociology |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) > Prodi Sosiologi |
Depositing User: | Dr Bartoven Vivit Nurdin |
Date Deposited: | 09 Nov 2017 07:19 |
Last Modified: | 09 Nov 2017 07:19 |
URI: | http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/4144 |
Actions (login required)
View Item |