Rugayah, Rugayah and Karyanto, Agus and Warganegara, Hayane Adeline and Nurmauli, N (2021) APLIKASI PAKLOBUTRAZOL DAN PUPUK NPK UNTUK MERANGSANG PEMBUNGAAN PADA TANAMAN SPATIFILUM (Spathiphyllum wallisii Regel). Unpublished. (Submitted)

[img] Text
RUGAYAH_FP_UNILA_Penelitian Dipa Fakultas(1).pdf

Download (1MB)

Abstract

Spatifilum (Spathiphyllum wallisii) merupakan tanaman hias populer yang dapat digunakan sebagai dekorasi dalam ruangan sehingga penampilannya harus menarik. Kriteria penampilan spatifilum yang menarik adalah memiliki bunga banyak dan nampak rimbun. Salah satu upaya untuk mendapatkan tampilan tersebut adalah pemberian zat pengatur tumbuh yang mampu mempercepat pembungaan yaitu paklobutrazol dan penyediaan unsur hara hara makro (NPK) yang cukup. Pupuk yang paling umum digunakan untuk pembungaan adalah pupuk NPK majemuk dengan ratio P tinggi atau K tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ZPT paklobutrazol dan ratio pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman spatifilum pada pembungaan pertama dan kedua. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dari Februari sampai September 2021. Penelitian ini dilakukan dengan dua waktu periode pengamatan pembungaan: pembungaan pertama pada kondisi curah hujan tinggi sehingga penyinaran terbatas dan pembungaan kedua pada kondisi relatif lebih banyak penyinaran matahari atau cenderung kondisi kearah longday. Kedua penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama dan kedua untuk kedua sub penelitian sama, yaitu ratio pupuk NPK (1:2:1) (R1) dan (1:1:2) (R2): masing-masing diberikan sebanyak 8 g per tanaman serta tanpa pupuk NPK (R0). Faktor kedua untuk penelitian adalah pemberian paklobutrazol (P) yaitu tanpa Paklobutrazol (P0) dan Paklobutrazol 400 mg/l (P1). Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul anakan, jumlah anakan, tingkat kehijauan daun, waktu muncul bunga, jumlah bunga, dan ketahanan bunga. Data hasil pengamatan selanjutnya dianalisis ragam dilanjutkan dengan pemisahan nilai tengah menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembungaan pertama: pemberian NPK nyata meningkatkan kehijauan daun, sementara pemberian paklobutrazol nyata menurunkan pertumbuhan vegetatif terutama luas daun dan adanya kecenderungan meningkatkan tingkat kehijauan daun, jumlah bunga, dan ketahanan bunga. Pada pembungaan kedua pemberian paklobutrazol dan pupuk NPK nyata meningkatkan kehijauan daun, dan pemberian paklobutrazol juga meningkatkan jumlah bunga. Belum nampak adanya interaksi antara pemberian pupuk dengan paklobutazol baik pada pembungaan pertama maupun kedua, namun ada kecenderungan perlakuan pemberian pupuk NPK ratio (1:1:2) dengan paklobutrazol mampu mempercepat munculnya bunga dan meningkatkan jumlah bunga.

Item Type: Other
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Agroteknolgi
Depositing User: Dr. AGUS KARYANTO
Date Deposited: 11 Jan 2022 10:13
Last Modified: 11 Jan 2022 10:13
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/37823

Actions (login required)

View Item View Item