Pramono, Eko and Handayani, T.T. and Manik, Tumiar Katarina (2021) PRODUKTIVITAS BUAH, BENIH, DAN HIJAUAN DARI TUMPANGSARI SORGUM (Sorghum bicolor [L.] Moench.) DAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DI DATARAN TINGGI. Repository LPPM. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Eko Pramono_Laporan_PIN_2021_compressed_C-ke repo.pdf

Download (529kB) | Preview

Abstract

Potensi sorgum yang tinggi untuk dikembangkan di Indonesia telah mendorong penelitian produksi benih sorgum dengan klasifikasi genotipe yang berproduktivitas, berdaya simpan benih, berviabilitas potensial, dan berdaya tahan hama gudang kedalam golongan tinggi, sedang, dan rendah dari benih sorgum yang dipanen dari pertanaman tumpangsari dengan singkong berumur dalam maupun genjah, dan kedelai. Mengantisipasi kemungkinan sorgum harus dikembangkan di dataran tinggi untuk menyediakan pangan dan pakan, maka penelitian ini pun perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas benih, buah, dan hijauan dari pertanaman sorgum bertumpangsari dengan buncis di dataran tinggi. Penelitian akan dilaksanakan pada April sampai dengan September 2021 di lahan pertanian Unit Produksi Benih Tanaman Sayuran (UPBS) di Kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung, 05°02’27” LS 104°18'16" BT pada altitud 1173,1 m dpl. Penelitian ini menggunakan varietas unggul nasional sorgum Numbu, dan buncis tegak Balitsa- 2 dan Horti-3. Penelitian ini menggunakan satu faktor perlakuan dengan lima taraf sistem pertanaman, yaitu 1) pertanaman monokultur buncis tegak Balitsa-2 (s1), 2) pertanaman monokultur buncis lanjaran Horti-3 (s2), 3) pertanaman monokultur sorgum (s3), 4) pertanaman tumpangsari sorgum-buncis tegak Balitsa-2 (s4), dan 5) pertanaman tumpangsari sorgum-buncis lanjaran Horti-3 (s5). Perlakuan itu diaplikasikan secara acak dalam rancangan blok teracak lengkap (randomized complete block design), dengan tiga blok sebagai tiga ulangan. Analisia data akan menggunakan 1) Uji Bartlett untuk melihat kemogenan ragam antarperlakuan, 2) Uji Tukey untuk melihat aditivitas data pengamatan, 3) Uji Fisher untuk melihat pengaruh simultan perlakuan, 4) kontras ortogonal untuk membandingkan hasil perlakuan pertanaman monokultur dan tumpangsari, dan 5) uji t-Students untuk menguji nilai NKL > 1. Variabel yang akan diukur adalah dari 1) parameter produktivitas benih sorgum maupun buncis, 2) produktivitas buah buncis, dan 3) produktivitas hijauan sorgum. Nilai NKL juga akan dihitung berdasarkan variable produksi tersebut dengan rumus NKL = PT1/PM1 + PT2/PM2 untuk menilai efektifitas dan efisiensi pertanaman tumpangsari sorgum-buncis ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas benih dan buah buncis tidak berbeda antara yang dipanen dari tumpangsari sorgum-buncis, produktivitas benih dan hijauan sorgum makin rendah pada tumpangsari buncis tegak maupun rambat dengan sorgum, dan nilai NKL > 1 pada tumpangsari buncis-sorgum ini.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Agronomi dan Hortikultura
Depositing User: Eko Pramono
Date Deposited: 10 Jan 2022 09:39
Last Modified: 10 Jan 2022 09:39
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/37773

Actions (login required)

View Item View Item