Ardian, . and Yuliadi, Erwin and Setiawan, Kukuh and Hadi, Muhammad Syamsoel (2021) Aplikasi Growth Retardant Untuk Peningkatan Produksi Ubi kayu. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text
Penelitian Mandiri_2021_Ardian dkk..pdf

Download (660kB)

Abstract

Ubi kayu atau ketela pohon merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan di propinsi Lampung. Ubi ketela pohon umumnya dapat digunakan sebagai bahan pangan dan bahan baku industri seperti, tepung tapioka, glukosa, dextrin, asam sitrat dan bioetanol. Kebutuhan akan bahan baku ubi kayu semakin meningkat industri hilir pengolahan bahan baku ubi kayu. Umumnya petani ubi kayu di Lampung memanen tanamannya tergantung situasi keuangan nereka, terutama pada masa anak mulai masuk sekolah dan hari raya, sehingga dikenal sebagai singkong Lebaran dan singkong sekolahan. Pabrik tapioka (pati) yang membeli ubi kayu dari petani mendapatkan pati dari panen petani sangat sedikit dan berdampak pada harga ubi kayu petani akan dihargai murah. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil panen petani pada panen muda dan harga yang bersaing adalah penggunaan teknologi budidaya, sehingga kuantitas dan kualitas panen ubi kayu petani meningkat. Salah satu caranya adalah dengan aplikasi Growth retardant pada tanaman sebelum di panen muda untuk merangsang pengisian ubi lebih awal. Kombinasi aplikasi Growth retardant dan waktu aplikasi yang tepat diharapkan dapat menjadi teknologi tepat guna yang dapat diterapkan oleh petani di Lampung khususnya dan Indonesia umumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode terbaik dalam merangsang pengisian ubi optimum pada tanaman ubi kayu yang dipanen muda melalui apliksi Growth retardant. Penelitian ini akan dilakukan di Gadingrejo, Pesawaran Lampung. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Oktober 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Plot, yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi (K) Growth retardant yang terdiri atas tiga taraf yaitu 0 ppm (K0), 48 ppm (K1), dan 96 ppm (K2). Faktor kedua adalah varietas yang terdiri dari dua varietas yaitu UJ3 (T) dan UJ5 (K). Setiap perlakuan terdiri dari 2 ulangan dan ada 4 sampel per ulangan. Data dianalisis dengan Anova (Analysis of Variance) dan perbedaan nilai tengah perlakuan akan diuji dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Perlakuan 50 ppm Growth retardant meningkatkan hasil ubi per tanaman dan persentase kandungan pati di ubi. Varietas UJ 5 lebih reaktif pengaruhnya dibandingkan UJ 3 pada perlakuan Growth retardant. Perlakuan 50 ppm Growth retardant dan varietas UJ 5 menunjukan hasil yang terbaik pada peningkatan hasil ubi per tanaman dan persentase kandungan pati di ubi.

Item Type: Experiment
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Agronomi dan Hortikultura
Depositing User: ARDIAN
Date Deposited: 11 Nov 2021 04:54
Last Modified: 11 Nov 2021 04:54
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/35914

Actions (login required)

View Item View Item