Kuncoro, Sapto (2007) Pengaruh Suhu Pengeringan Terhadap Karakteristik Fisik Keripik Nangka. In: Seminar Nasional Ketahanan Pangan, 15 - 17 November 2007, Bandar Lampung.

[img] Text
Jurnal Ilmiah Tektan vol.3 Agust 2011.pdf

Download (6MB)

Abstract

Dewasa ini ada kecenderungan masyarakat mengkonsumsi nangka tidak lagi dalam bentuk segar, melainkan dalam bentuk olahan antara lain seperti keripik nangka (chips). Keripik nangka yang disukai masyarakat yaitu warna menarik, rasa danaroma enak serta tekstur renyah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap karakteristikfifik dan mutu keripik nangka. Penelitian dilakukan dengan mengeringkan irisan nangka segar di dalam oven (sebelumnya direndam dalam lar.CaCl2 1% selama 5 menit) dengan suhu masing-masing 60, 70, 80, 90 dan 100 derajat Celcius sampai kadar air (KA) 10% dengan 4 kali ulangan. Nangka hasil pengeringan digoreng pada suhu minyak 110-120 derajat Celcius selama kurang lebih 4 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan berpengaruh terhadap warna, rasa, aroma, dan kerenyahankeripik nangka goreng. Hasil terbaik ditunjukkan pada suhu pengeringan 80 derajat Celcius (selama 7 jam 45 menit) yaitu keripik nangka berwarna kuning kecoklatan, agak manis, agak beraroma nangka, agak renyah, dan paling disukai oleh panelis. Kata kunci: nangka, keripik

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Teknik Pertanian
Depositing User: KUNCORO SAPTO
Date Deposited: 21 Sep 2020 08:40
Last Modified: 21 Sep 2020 08:40
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/24121

Actions (login required)

View Item View Item