Wulandari, Shintya and Aeny, Titik Nur and Efri, Efri (2015) PENGARUH FRAKSI EKSTRAK DAUN BABADOTAN (Ageratum conyzoides) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SPORULASI Colletotrichum capsici SECARA IN VITRO. Jurnal Agrotek Tropika, 3 (2). ISSN 2337-4993

[img] Text
2002-5152-1-SM.pdf

Download (229kB)

Abstract

Penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum capsici merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman cabai. Salah satu cara pengendalian penyakit antraknosa yang ramah lingkungan adalah penggunaan fungisida nabati atau fungisida yang berasal dari ekstrak daun atau bagian-bagian tanaman lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun babadotan yang difraksinasi dengan pelarut air, metanol, etil asetat dan n-heksana dalam menekan pertumbuhan dan spor ulasi C. capsici secara in vitro. Penelitian ini dilakukan di Labor atorium Penyakit Tanaman, Fakultas Per tanian, Universitas Lampung pada bulan September sampai dengan Desember 2014. Rancangan perlakuan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Keenam perlakuan tersebut yaitu perlakuan tanpa menggunakan ekstrak, ekstrak tanaman uji dengan pelarut air, metanol, etil asetat dan n-heksana ser ta fungisida sintetik berbahan aktif propineb 70% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi ekstrak daun babadotan dengan pelar ut metanol menunjukkan hasil yang paling baik dalam menghambat per tumbuhan dan sporulasi C. capsici secara in vitro. Namun, keefektivan fraksi ekstrak tersebut lebih rendah dibandin gkan dengan fungisida sintetik berbahan aktif propineb 70%. Kata kunci: Babadotan, Colletotrichum capsici, ekstrak daun, fungisida nabati

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Proteksi Tanaman
Depositing User: EFRI
Date Deposited: 17 Feb 2020 07:34
Last Modified: 17 Feb 2020 07:34
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/18019

Actions (login required)

View Item View Item