Aeny, Titik Nur and Prasetyo, Joko and Aslinda, Erni and Suskandini, RD (2019) Pengujian Ekstrak Tanaman dan Aktinomisetes terhadap Penyakit Bulai (Peronoscleropora sp.) pada Tanaman Jagung (Zea mays L.). In: Seminar Nasional dan Kongres PFI XXV, 17-19 September 2019,, 17-19 September 2019, Banjarbaru.. (Unpublished)

[img] Text
Semnas Banjarbaru_Cover Daftar Isi Abstrak.pdf

Download (347kB)

Abstract

Penyakit bulai merupakan salah satu penyakit utama yang menjadi kendala dalam peningkatan produksi tanaman jagung di Indonesia. Pengendalian dengan fungisida sintetik telah banyak dilakukan tetapi berpotensi menimbulkan resistensi pada jamur penyebab bulai (Peronoscleropora sp.) sehingga perlu dicari fungsida alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak tanaman (rimpang temu hitam dan daun kelor) dan Streptomyces (isolat-1 dan isolat-2) dalam mengendalikan penyakit bulai. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas: (1) ekstrak rimpang temu hitam, (2) ekstrak daun kelor, (3) Streptomyces isolat-1, (4) Streptomyces isolat-2, (5) Esktrak temu hitam dan Streptomyces isolat-1, (6) ekstrak daun kelor dan Streptomyces isolat-1, (7) Esktrak temu hitam dan Streptomyces isolat-2, (8) ekstrak daun kelor dan Streptomyces isolat-2, dan (9) kontrol, tanpa ekstrak tanaman maupun Streptomyces. Percobaan dilakukan di Laboratorium Lapang Terpadu Universitas Lampung yang berlangsung sejak Januari sampai dengan Juli 2019. Peubah yang diamati adalah masa inkubasi, keparahan penyakit, keterjadian penyakit bulai, dan perkembangan penyakit. Data dianalisis dengan Analisis Ragam dan nilai antar perlakuan diuji dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan, kecuali Streptomyces-1, memperpanjamg masa inkubasi; perlakuan ekstrak rimpang temu hitam maupun daun sirih bersama dengan perlakuan Streoptomyces secara signifikan memperpendek masa inkubasi. Perlakuan ekstrak temu hitam baik secara sendiri maupun bersama dengan Streptomyces dapat menekan keterjadian dan keparahan penyakit (0% sejak awal pengamatan hingga pada 35 hari setelah inokulasi).

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Proteksi Tanaman
Depositing User: Titik Nur Aeny
Date Deposited: 21 Nov 2019 08:46
Last Modified: 21 Nov 2019 08:46
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/17126

Actions (login required)

View Item View Item