Pratama, Rinaldo Adi and Kamsori, Moch Eryk (2015) Mengenai Sutan Akbar pada Masa Revolusi Indonesia di Ciwaru, Kuningan, Jawa Barat, Tahun 1947 – 1948. Susurgalur: Jurnal Kajian Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 3 (2). pp. 217-228. ISSN 2302-5808

[img] Text
1. Susurgalur Vol. 3 No. 2 September 2015.pdf

Download (290kB)
Official URL: http://journals.mindamas.com/index.php/susurgalur/...

Abstract

Divisi Bambu Runcing merupakan sebuah lasykar yang dibentuk oleh Sutan Akbar, yang terdiri atas gabungan lasykar-lasykar perjuangan di Jawa Barat yang masih tersisa, setelah Divisi Siliwangi mendapatkan gempuran oleh pasukan Belanda selama Agresi Militer I pada bulan Juli 1947. Keberadaan Divisi Bambu Runcing sebenarnya mendapatkan mandat resmi dari Jenderal Sudirman, yang pada awal revolusi Indonesia memang bersikap oposisional kepada pemerintah. Karena itu, sikap Sutan Akbar juga menentang segala kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam melakukan diplomasi dengan pihak Belanda. Sutan Akbar memilih daerah Ciwaru, Kuningan, Jawa Barat, sebagai markas utamanya, yang pada saat itu juga Ciwaru sedang dijadikan Pusat Pemerintahan Darurat Keresidenan Cirebon. Dari daerah Ciwaru inilah Sutan Akbar dapat mengendalikan pergerakan Divisi Bambu Runcing di seluruh wilayah Jawa Barat; namun di Ciwaru ini juga Divisi Bambu Runcing mengalami kehancurannya, karena harus berhadapan langsung dengan kekuatan resmi tentara Republik Indonesia, yakni Divisi Siliwangi.

Item Type: Article
Subjects: D History General and Old World > D History (General) > D839 Post-war History, 1945 on
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) > Prodi Pendidikan Sejarah IPS
Depositing User: Rinaldo Adi Pratama
Date Deposited: 15 Nov 2019 02:38
Last Modified: 15 Nov 2019 02:38
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/16459

Actions (login required)

View Item View Item