Harianto, Sugeng Prayitno and Tsani, Machya Kartika and Santoso, Trio and Masruri, Niskan Walid and Winarno, Gunardi Djoko (2019) Penilaian Wisatawan Terhadap Komponen Destinasi Wisata: Atraction, Amenities, Accessibility, dan Ancillary Service Pada Objek Wisata Kebun Raya Liwa. In: Seminar Nasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung 2019. (Unpublished)

[img] Image
PENILAIAN WISATAWAN-ppt-seminar_001.png

Download (397kB)
[img] Image
PENILAIAN WISATAWAN-ppt-seminar_004.png

Download (124kB)
[img] Image
PENILAIAN WISATAWAN-ppt-seminar_002.png

Download (195kB)
[img] Image
PENILAIAN WISATAWAN-ppt-seminar_003.png

Download (173kB)
[img] Image
PENILAIAN WISATAWAN-ppt-seminar_005.png

Download (180kB)

Abstract

Pengembangan suatu destinasi wisata harus memperhatikan kebutuhan wisatawan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut terdapat 4 komponen utama yang harus terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian wisatawan terhadap 4 komponen utama tersebut (atraksi, fasilitas, aksesibilitas, dan pelayanan tambahan) pada objek wisata alam di Kebun Raya Liwa. Penelitian ini dilakukan di Kebun Raya Liwa yang terletak di Desa Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kota Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Populasi yang dijadikan obyek penelitian ini diambil langsung dari wisatawan yang berkunjung di KRL sejumlah 100 wisatawan. Sumber data adalah dari hasil wawancara mendalam dengan pihak pengelola dan kuesioner wisatawan. Analisis data penelitian menggunakan skala likert. Variabel penelitian dijabarkan menjadi indikator penelitian berupa pernyataan yang dinilai oleh wisatawan berdasarkan lima alternative jawaban. Setelah diperoleh data penilaian indikator penelitian, kemudian data akan diolah untuk menghasilkan skor sesuai dengan gradasi skala likert yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa atraksi utama objek wisata Kebun Raya Liwa adalah keindahan alamnya dilihat dari skor tertinggi yang bernilai 393 dengan kategori memuaskan, diikuti dengan spot foto, koleksi tanaman dan kebersihan. Adapun dalam segi aksesibilitas akses jalan menuju KRL sudah memadai dengan skor tertingi 349. Sedangkan yang masih perlu diperhatikan lagi adalah angkutan umum yang memiliki skor terendah sebesar 295 dengan kategori cukup. Selanjutnya, variable amenitas memiliki 7 indikator dengan skor tertinggi pada indikator mushola dengan nilai 341 pada kategori memuaskan. Indikator yang perlu lebih diperhatikan adalah indikator dengan skor terendah yaitu penginapan. Komponen 4A terakhir adalah fasilitas tambahan yang memiliki 5 indikator dimana semua indikator memperoleh penilaian dalam kategori cukup. Indikator tempat sampah mendapatkan skor tertinggi dan listrik mendapatkan skor terendah.

Item Type: Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Pertanian (FP) > Prodi Kehutanan
Depositing User: Machya Kartika Tsani
Date Deposited: 04 Nov 2019 08:22
Last Modified: 04 Nov 2019 08:22
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/14756

Actions (login required)

View Item View Item