Nanda, Salsabila Itsa and Asep, Sukohar and Dwi, Indria Anggraini (2018) Pemanfaatan Cuka Sari Apel Sebagai Terapi Antifungi Terhadap Infeksi Candida albicans (Kandidiasis). Majority, 7 (3). pp. 290-295. ISSN 2337-3776

[img] Text
2093-2812-1-PB.pdf

Download (217kB)
Official URL: http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/major...

Abstract

Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur khususnya spesies Candida albicans. Indonesia merupakan negara yang memiliki insidensi kandidiasis yang tinggi karena memiliki iklim tropis yang mempermudah pertumbuhan jamur. Candida albicans adalah flora normal tubuh manusia yang berhabitat terutama pada traktus gastrointestinal (rongga mulut dan faring), urogenital khususnya wanita, dan pada kulit. Infeksi C. albicans umumnya merupakan infeksi oportunistik akibat tubuh pejamu mengalami penurunan sistem imun sehingga flora normal dalam yang seharusnya bersifat komensal menjadi bersifat patogen. Terapi infeksi jamur membutuhkan waktu yang lama dan masih terbatas maka diperlukan terapi alternatif non-farmakologis. Salah satunya dapat menggunakan cuka sari apel / Apple Cider Vinegar (ACV). Cuka sari apel memiliki banyak manfaat yang sangat berguna bagi tubuh dan dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk pengobatan infeksi jamur. Telah dibuktikan bahwa cuka sari apel dapat mengatasi kandidiasis dengan cara menghambat pertumbuhan dari Candida albicans. Kandungan cuka sari apel yang paling berperan dalam penghambatan Candida albicans adalah asam asetat. Simpulan, cuka sari apel dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Kata kunci: Antifungi, Candida albicans, Cuka sari apel, Kandidiasis

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran (FK) > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: Dr. ASEP SUKOHAR
Date Deposited: 16 May 2019 03:44
Last Modified: 16 May 2019 03:44
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/12901

Actions (login required)

View Item View Item