Widiastuti, Endang Linirin and Widiastuti, Endang Linirin and Ningtyas, Winda Yulia and Tiyas, Sri Rahmaning (2019) PENURUNAN STRES OKSIDATIF ORGAN OTAK OLEH EKSTRAK LAMUN (E. acoroides L.), ALGA MERAH (Eucheuma cottonii L.), DAN TAURINE AKIBAT INDUKSI GLISOFAT PADA MENCIT JANTAN. Jurnal Tanaman Obat Indonesia. (Unpublished)

[img] Text
Artikel ELW dll.pdf

Download (398kB)

Abstract

Glifosat adalah herbisida organopospat yang banyak digunakan di dunia. Penggunaan glifosat meninggalkan residu yang dapat meracuni petani maupun konsumen karena dapat memicu terjadinya stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi antioksidan dari ekstrak metanol lamun (Enhalus acoroides L) dan alga merah (Eucheuma cottonii L) serta taurin pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi glisofat yang dilihat pada kadar malondialdehyde (MDA) serta jaringan otak. Hewan uji yang digunakan yaitu 25 ekor mencit jantan galur Deutschland Denken Yoken (DDY) berumur 3-4 bulan dengan berat badan 30-35 gram yang didapat dari Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV), Lampung. Mencit dibagi dalam 5 kelompok perlakuan 14 hari dengan: (Kelompok 1) diberi pakan dan minum hingga akhir penelitian, (Kelompok 2) diinduksi glifosat 13,225 mg/35mgBB/2 hari secara intraperitonial (IP), (Kelompok 3) diinduksi lamun 8,4 mg/35mgBB/hari dan glifosat, (Kelompok 4) diinduksi alga merah 15,96 mg/BB/hari dan glifosat (Kelompok 5) diinduksi taurin 15,6 mg/35mgBB/hari dan glifosat. Pemberian ekstrak metanol lamun, alga merah, dan taurin mampu memulihkan kembali jaringan otak mencit jantan dari kerusakan akibat induksi glisofat (p<0.05).

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) > Prodi Biologi
Depositing User: DR ENDANG LINIRIN WIDIASTUTI
Date Deposited: 08 May 2019 07:22
Last Modified: 08 May 2019 07:22
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/11753

Actions (login required)

View Item View Item