Elma, Sandya and Ratna, Dewi Puspita Sari (2018) Neuroprotektif pada Kehamilan Prematur. Jurnal Kesehatan dan Agromedicin, 5 (02). pp. 606-610. ISSN 2356-332X

[img] Text
2120-2839-1-PB.pdf

Download (525kB)
Official URL: http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/...

Abstract

Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu (antara 20-37 minggu) atau dengan berat janin kurang dari 2500 gram. Kelahiran prematur merupakan salah satu penyumbang terbesar pada kematian perinatal. Bayi prematur mempunyai risiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup bulan. Hal ini disebabkan mereka mempunyai kesulitan untuk beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim akibat ketidakmatangan sistem organ tubuhnya. Masalah lain yang dapat timbul akibat kelahiran prematur adalah masalah perkembangan neurologi yang bervariasi dari gangguan neurologis berat, seperti kebutaan, gangguan penglihatan, dan tuli. Sehingga dibutuhkan suplementasi untuk melindungi perkembangan neurologi bayi prematur dengan pemberian neuroproteksi yaitu magnesium sulfat. Kelahiran prematur sangat berhubungan dengan meningkatnya infeksi intra-amniotik, yang menyebabkan peradangan ibu. Selain itu, peradangan pada ibu seperti peningkatan kadar interleukin 6 dalam cairan amnion dikaitkan dengan hasil perinatal yang merugikan. Janin juga bisa mengalami respon inflamasi yang menyebabkan cedera neurologis. Sindrom respon inflamasi janin dicirikan dengan meningkatnya plasma interleukin 6 sehingga intervensi terhadap uterus sangat penting dalam pencegahan sequelae neurologis. Magnesium sulfat mempunyai efek yang menguntungkan pada sel mati dengan menurunkan sitokin proinflammasi atau radikal bebas yang terbentuk selama proses hypoxic ischemia reperfusion dan proses inflammasi dalam kehamilan. Magnesium menjaga eksitotoksik calsium yang menyebabkan kerusakan jaringan, dengan non competitive voltage-dependent inhibition dari N-methyl- D-aspartate (NMDA) reseptor ke glutamat mengurangi masuknya kalsium ke dalam sel dan otak janin yang lebih rentan terhadap kerusakan oleh glutamat. Dengan memblokir reseptor glutamat oleh agen seperti magnesium sulfat dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan jaringan otak pada periode perinatal. Kata Kunci: magnesium sulfat , neuroprotektif, prematur

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran (FK) > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: dr, Sp.OG RATNA DEWI PUSPITA SARI
Date Deposited: 09 Apr 2019 06:54
Last Modified: 09 Apr 2019 06:54
URI: http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/11012

Actions (login required)

View Item View Item