REGENERASI IN VITRO KEDELAI MELALUI ORGANOGENESIS PADA TIGA KONSENTRASI BENZILADENIN

Marveldani Marveldani, M. Barmawi, S. D. Utomo

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan regenerasi eksplan buku kotiledon tiga varietas
kedelai pada tiga konsentrasi benziladenin. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas
Pertanian Universitas Lampung, mulai bulan Januari sampai Agustus 2006. Perlakuan disusun dalam
rancangan kelompok teracak sempurna yang terdiri dari 7 ulangan. Perlakuan merupakan kombinasi antara
varietas kedelai (Sinabung, Ijen, Anjasmoro) dan konsentrasi BA (0,75; 1,5; 2,25 mg/l). Eksplan berasal dari
benih masak yang dikecambahkan secara in vitro selama 7-10 hari. Kecambah dipisahkan dari akarnya
dengan cara memotong horizontal hipokotil 3-5 mm di bawah buku kotiledon. Selanjutnya kecambah
dibelah vertikal di antara dua kotiledon sehingga diperoleh dua eksplan buku kotiledon. Pucuk poros embrio
di atas buku kotiledon dibuang. Terakhir, dibuat 7-12 goresan sepanjang 3-4 mm sejajar dengan poros
embrio pada buku kotiledon menggunakan pisau skalpel no. 15. Eksplan dikulturkan pada media MS yang
ditambahkan BA sesuai perlakuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi BA optimum untuk
regenerasi ketiga varietas kedelai adalah 0,75 mg/l media. Persentase eksplan membentuk tunas tertinggi
ditunjukkan oleh varietas Ijen yaitu sebesar 77,5% dan rata-rata jumlah tunas per eksplan tertinggi
ditunjukkan oleh varietas Sinabung yaitu sebanyak 5 tunas per eksplan.
Kata kunci: Kedelai, benziladenin, regenerasi in vitro, organogenesis

 

ABSTRACT
The objective of this study was to evaluate regenerating capability of three soybean varieties in three
concentrations of BA. The study was conducted in Laboratory of Plant Tissue Culture, University of
Lampung, from January to August 2006. The experiment was arranged in a randomized block design with 7
replications. The treatment consisted of 2 factors, i.e., varieties (Anjasmoro, Ijen, and Sinabung) and the
concentration of benzyladenine (0.75, 1.5, and 2.25 mg/l BA). Cotyledonary-node explants were prepared
from in vitro germinated mature seeds for 7-10 days. Seven to twelve 0.5 mm-deep slices were made on the
junction between hypocotyl and cotyledon of an explant. The explants were cultured on shoot initiation
media containing MS salts amended with BA. The result indicated that optimum concentration of BA for in
vitro regeneration of the three varieties was 0.75 mg/l. The highest percentage of explants producing shoots
was indicated by Ijen (77.5%). The highest average number of shoot per explant was indicated by Sinabung
(5 shoots per explant).
Key words: Benzyladenine, in vitro regeneration, organogenesis


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.j-agrin.v11.i2.67

Refbacks

  • There are currently no refbacks.