Mulyatno, Bagus Sapto and Dewanto, Ordas and Maharani, Chintia Dewi Karakterisasi Batuan Reservoir Menggunakan Metode Log-Petrofisika, Geokimia dan Termal pada Sumur 1-1 dan 1-2 di Daerah “Y” Sumatera Tengah. In: Prosiding Semnas SINTA FT UNILA.
|
Text
Karakteristik Batuan Reservoir Menggunakan Metode Log-Petrofisika, Geokimia, Dan Termal Pada Sumur 1-1 dan 1-2 di Daerah _Y_ Sumatra Tengah.pdf Download (896kB) |
Abstract
Karakterisasi reservoir merupakan suatu proses untuk menjabarkan secara kualitatif dan atau kuantitatif karakter reservoir menggunakan semua data yang ada (Sukmono, 2002). Karakterisasi reservoir penting dilakukan untuk mengetahui keadaan bawah permukaan, terutama bagian reservoir minyak dan gas. Dalam penelitian ini digunakan tiga data dan metode sekaligus untuk karakterisasi reservoir pada Sumur 1-1 dan 1-2 di Daerah “Y” Cekungan Sumatera Tengah. Metode yang digunakan adalah metode Log-Petrofisika, Geokimia dan Termal. Interpretasi data log digunakan untuk melihat karakteristik reservoir yang berada pada batuan sand dan memiliki permeabilitas besar, yang dapat dideteksi dengan melihat nilai log gamma ray yang kecil dan log spontaneous potential besar. Kandungan hidrokarbon dideteksi dari separasi log NPHI dan RHOB serta nilai resistivitas (log LLD) lebih besar dari 60 Ohm-m. Hasil pengolahan data log menunjukkan bahwa lapisan potensial pada Sumur 1-1 (797-893,8) m mempunyai nilai porositas (25,57-35,86)% dan Rw = 0,45 Ohm-m, dan Sumur 1-2 (614-615,4) m mempunyai nilai porositas (26,35-29,72)% dan Rw = 0,45 Ohm-m. Metode termal (T3D) dan geokimia digunakan untuk estimasi tingkat maturasi hidrokarbon. Awal maturasi (immature), ditunjukkan dengan indikator geokimia Ro=(0,34-0,44)%, T3D=(1-2)×10³ kal cm⁻³ dan T=(60-70)°C, untuk Sumur 1-1 terjadi pada Z=(502-629)m dan Sumur 1-2 pada Z=(580-680)m. Mature ditunjukkan dengan Ro=(0,44-0,73)%, T3D=(10-15)×10³ kal cm⁻³ dan T=(90-100)°C, untuk sumur 1-1 terjadi pada Z=(1096-1276)m dan sumur 1-2 pada Z=(1160-1270)m. Over mature hanya terjadi pada Sumur 1-1 (1595-1699)m dengan Ro=0,72-0,91%, T3D=(50-70)×10³ kal cm⁻³ dan T=(100-120)°C. Gas ditemukan pada Sumur 1-1 (1780-1964)m dengan Ro=(1,00-2,00)%, T3D=(100-150)×10³ kal cm⁻³ dan T=(110-130)°C. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa Sumur 1-1 dan 1-2 Sumatera Tengah merupakan sumur yang prospek, karena dari hasil karakterisasi diperoleh porositas dan Sw yang bagus (mengandung hidrokarbon), didukung oleh data termal dan geokimia yang menunjukkan adanya lapisan hidrokarbon yang belum matang dan sudah matang dan gas.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography |
| Depositing User: | BAGUS SAPT |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:59 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:59 |
| URI: | http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/54919 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
