INTERNALISASI NILAI-NILAI NASIONALISME DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN KABUPATEN PESISIR BARAT

Abdul Halim, Viyanti Viyanti, Ana Mentari, Nurhayati Nurhayati

Abstract


Indonesia merupakan Negara dengan berbagai macam keunikan di dalamnya, mulai dari suku, agama, budaya, dan ras. Indonesia menjadi tempat keberagaman yang dibungkus dengan persatuan dan kesatuan yang kuat dan penuh dengan makna dikehidupan kenyataan. Tentu adanya keberagaman ini harus dijaga dengan baik dan tidak boleh luntur begitu saja. Maka dari itu dibutuhkanya sikap nasionalisme yang kuat. Jiwa Nasionalisme merupakan implikasi penting yang harus dimiliki oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan baik yang datang dari dalam dan luar negeri. Namun, muncul berbagai masalah sosial yang mengganggu keutuhan bangsa Indonesia. Salah satu masalah yang berkembang di masyarakat Indonesia saat ini adalah penyebaran radikalisme. Paham ini berpotensi besar diterapkan pada generasi muda di lingkungan akademik terutama di lembaga pendidikan pondok pesantren di Indonesia. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah sebagai cara atau metode untuk melawan radikalisme tidak hanya di pondok pesantren Kabupaten Pesisir Barat tetapi di seluruh lembaga pendidikan pesantren di Indonesia dengan mengembangkan kegiatan-kegiatan di pondok pesantren yang dapat menginternalisasi nilai-nilai Nasionalisme.


Keywords


Diversity, Nationalism, Radicalism

References


Azra, Azyumardi. (2011). Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education). Jakarta: Prenada Media.

Caplin, James P. (1993). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Djojomartono, Moeljono. (1989). Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Perjuangan Bangsa Indonesia. Semarang: IKIP Press

Hartino, A. T., Adha, M. M., Rifai, A., Ulpa, E. P., & Supriyono, S. (2021). Eksistensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Meningkatkan Civic Responsibility di Masa Pembelajaran Daring.

Ismail, Nawari. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: UMY

Masrukhi & Wahono, M. (2019). Model Ikthtiar Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila dikalangan Mayarakat Desa. Jurnal Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik PKn. Volume 6, No.2 , November 2019, pp. 182-188

Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Muhaimin. (1996). Strategi Belajar Mengajar. Surabaya: Citra Media.

Muspardi, M. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Surau Sebagai Daya Tangkal Radikalisme di Sumatera Barat. Jurnal Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik PKn. Volume 07, No. 1, Mei 2020, pp. 24-33

Poespowardoyo, Soerjanto & Frans M. Parera. 1(994). Pendidikan Wawasan Kebangsaan Tantangan dan Dinamika Perjuangan Kaum Cendikiawan Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Syaifullah. (2008). Ilmu Kewragenagaraan (Civic). Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan.

Taniredja, Tukiran., dkk. (2013). Konsep Dasar pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta; Penerbit Ombak.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia




DOI: https://doi.org/10.36706/jbti.v9i1.17590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Abdul Halim, Viyanti Viyanti, Ana Mentari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

PUBLISHED BY:

Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Jl. Palembang-Prabumulih, Km. 32 Indralaya, Kab. Ogan Ilir

email: jbti@unsri.ac.id

 

ISSN ONLINE: 2614-6134                       ISSN PRINT: 2355-7265


INDEXED BY:

   

JBTI Member of :

 

View My Stats

 

Creative Commons License
The Bhineka Tunggal Ika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.