Rancangan Irigasi Sprinkler Portable Tanaman Pakchoy

Ahmad Tusi, Budianto Lanya
*

Sari


Salah satu teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan air irigasi adalah irigasi sprinkler. Namun dalam penerapan sistem irigasi sprinkler di lapangan masih dijumpai banyak kendala, diantaranya adalah memerlukan biaya investasi awal dan operasional yang tinggi.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang irigasi sprinkler portable yang mudah dipindahkan (portable) dan penggunaannya pada budidaya tanaman pakchoy, khususnya pada luas lahan pertanian yang kecil dan terpisah-pisah (0,10 – 0,30 ha) dan terpisah-pisah tanpa adanya sarana irigasi.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penentuan panjang dan diameter pipa berdasarkan analisa hidrolika perpipaan, baik pipa lateral, manifold dan utama; perhitungan debit sprinkler menggunakan metode volumetrik; dan penentuan keseragaman irigasi menggunakan metode Christiansen.  Sistem irigasi sprinkler portable yang telah dikembangkan memiliki spesifikasi: nozzle head sprinkler jenis Sprinkler Impact Plactic dengan ukuran nozzle 4 mm, tinggi total stick riser 1,3 meter dengan diameter ¾”, pipa lateral elastis dengan diameter 2” dan panjang 50 meter, pipa sub-main (manifold) dan pipa utama sebesar 2”.  Adapun pompa yang digunakan memiliki total head 55 meter dengan tenaga penggerak 5,5 HP, serta selang hisap 2”.  Sistem irigasi sprinkler ini dapat beroperasi pada tekanan operasi 1 sampai dengan 4 bar untuk spasi sprinkler dan lateral
10 m x 10 m. Debit sprinkler pada tekanan 1 bar adalah 0,12 l/s.  Nilai keseragaman irigasi yang dihasilkan pada tekanan 1 bar sebesar 80%.  Untuk memperoleh nilai keseragaman irigasi lebih dari 85%, maka disarankan penggunaan tekanan operasi minimal 2 bar.  


Kata Kunci


desain sprinkler; hidrolika; irigasi sprinkler; keseragaman irigasi; teknologi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ASAE. (2001). ANSI/ASAE Standard S436.1 - Test Procedure for Determining the Uniformity of Water Distribution of Center Pivot and Lateral Move Irrigation Machines Equipped with Spray or Sprinkler Nozzles. Michigan: American Society of Agricultural Engineers.

Barragan, J., Cots, L., Monserrat, J., Lopez, R., & Wu, I. P. (2010). Water distribution uniformity and scheduling in micro-irrigation systems for water saving and environmental protection. Biosystems engineering, 107(3), 202-211.

Christiansen, J.E. (1941). The uniformity of application of water by sprinkler systems. Agricultural Engineering Journal, 22(3), 89-92.

Dadhich, S. M., Singh, R. P., & Mahar, P. S. (2012). Saving time in sprinkler irrigation application through cyclic operation: a theoretical approach. Irrigation and Drainage Journal, 61(5), 631-635.

González‐Cebollada, C., & Macarulla, B. (2012). Comparative analysis of design methods of pressurized irrigation networks. Irrigation and Drainage, 61(1), 1-9.

James, L.G., (1988). Principles of Farm Irrigation System Design. New York: John Willey and Sons.

Keller, J., & Bliesner, R.D. (1990). Sprinkler and Trickle Irrigation. New York: AVI Book.

Kurniati, E., Suharto, B., & Afrilia, T. (2007). Desain jaringan irigasi curah (sprinkler irrigation) pada tanaman anggrek. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(1), 35-45.

Li, J. & Rao, M. (2001). Crop yield as affected by uniformity of sprinkler irrigation system. Agricultural Engineering International: the CIGR Journal of Scientific Research and Development, Manuscript LW 01 004.Vol. III.

Meriem, J.I., Shearer, M.M., & Burt, C.M. (1981). Evaluating Irrigation System and Practice. Michigan: Trans of ASAE.

Naandanjain. (2015). Sprinkler Product Catalog. Israel: Naandanjain Irrigation Company.

Phocaides, A. (2007). Handbook on Pressurized Irrigation Techniques, 2nd ed. Roma, Italia: Food and Agriculture Organization.

Pusat Data dan Sistem Informasi. (2014). Statistik Lahan Pertanian Tahun 2009-2013. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementrian Pertanian.

Sanchez, I., Zapata, N., & Faci, J. M. (2010). Combined effect of technical, meteorological and agronomical factors on solid-set sprinkler irrigation: I. Irrigation performance and soil water recharge in alfalfa and maize. Agricultural Water Management, 97(10), 1571-1581.

Schwab, G.O., Frevert, R.K., Edminster, T.W., & Barner, K.K. (1981). Soil and Water Conservation Engineering. New York: John Wiley and Sons.

Sheikhesmaeili, O., Montero, J., & Laserna, S. (2016). Analysis of water application with semi-portable big size sprinkler irrigation systems in semi-arid areas. Agricultural Water Management, 163, 275-284.

Sularso, & Tahara, H. (2000). Pompa dan Kompresor: Pemilihan, Pemakaian, dan Pemeliharaan. Jakarta: PT Pradnyana Paramitha.

Tarjuelo, J. M., Montero, J., Carrion, P. A., Honrubia, F. T., & Calvo, M. A. (1999). Irrigation uniformity with medium size sprinklers part II: influence of wind and other factors on water distribution. Transactions of the ASAE, 42(3), 677-689.


Statistik Tampilan

Sari : 1522 kali
PDF : 901 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v11.i1.43-54

Hak Cipta (c) 2016 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.